• Balai Perikanan Budidaya Laut Batam, We Are The Best And The Biggest, Batam Mariculture Development Center Leading Innovation in Mariculture Development, Motto Pelayanan : Datang Membawa Harapan, Pulang Membawa Senyuman

Staff BBIL Tanjung Rusa Melakukan Kegiatan Magang di Lab. Kesling BPBL Batam

magang-stfabbil-tj-rusa

Kegiatan pelatihan/magang Hama Penyakit Ikan yang diikuti oleh (Bapak Supardi dan Bapak Yayan) staf Balai Benih Ikan Air Laut (BBIL) Tanjung Rusa Kepulauan Bangka Belitung, di Laboratorium Kesehatan Ikan dan Lingkungan BPBL Batam, 25 Oktober – 28 Oktober 2016

Dorong Perkembangan Budidaya kakap Putih, BPBL batam Mengadakan Temu Lapang Teknologi Budidaya kakap Putih di Durai, Kabupaten Karimun

IMG_0058

IMG_0060Setelah sukses menyelenggarakan Temu Lapang Budidaya Kakap Putih di Belawan, Medan, selanjutnya BPBL Batam juga menyelenggarakan kegiatan serupa di Durai, Kabupaten Karimun (8/10). kegiatan Temu Lapang kali ini dihadiri oleh 70 orang peserta yang sebagian besar merupakan pembudidaya yang ada di wilayah Kabupaten karimun. Temu Lapang yang diselenggarakan merupakan satu rangkaian dalam program Demostrasi Farm (DEMFARM) budidaya Kakap Putih yang dilaksanakan di Durai.

Temu lapang ini merupakan wadah bagi para pembudidaya di wilayah Karimun untuk mendapatka informasi secara detail tentang teknologi yang tepat dalam membudidayakan Kakap Putih.  Informasi ini diberikan oleh Tim Teknis BPBL Batam dengan melibatkan POKDAKAN Sandam Jaya selaku penerima manfaat kegiatan DEMFARM. Pemaparan teknologi budidaya Kakap Putih disamapaikan oleh Mulyadi, S.ST.Pi selaku Tim Teknis BPBL Batam.  Paket teknologi yang disampaikan adalah budidaya Kakap Putih dengan sistem KJA dengan aplikasi probiotik yang mampu meningkatkan angka kelulusan hidup ikan. setelah pemaparan teknologi budidaya tersebut, selanjutnya para peserta Temu Lapang juga diajak ke lokasi DEMFARM untuk menyaksikan secara langsung bagaimana aplikasi ini yang diperagakan oleh anggotak POKDAKAN Sadam Jaya.

Sebelumnya, pada kesempatan ini juga para peserta Temu Lapang juga mendapatkan informasi tentang kebijakan pemerintah daerah dalam mendukung perkembangan budidaya kakap putih yang disampaikan oleh Kadis DKP Propinsi kepualauan Riau dan Kadis DKP Kab. Karimun.

Animo peserta Temu Lapang selama mengikuti kegiatan ini cukup tinggi, hal ini terlihat dari banyaknya tanya jawab yang terjadi selama diskusi berlangsung.  Melalui kegiatan ini diharapkan dapat membantu para pembudidaya dalam meningkatkan produksi budidaya khususnya budidaya Kakap Putih.

Temu Lapang Budidaya Air Payau Dan Laut Guna Peningkatan Produktivitas

ok26

ok26

Acara Temu Lapang Budidaya Air Payau dan Laut di Desa Madong Tanjung Pinang, (9/4/15)

BPBL.Batam-(16/4/15) Dalam rangka memberikan andil untuk peningkatan produktivitas Budidaya Laut, Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Batam, berpartisipasi dalam kegiatan “Temu Lapang Air Payau dan Laut ” di Desa Madong, Kota Tanjung Pinang Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) (9/4).

Kegiatan ini sebagai upaya BPBL. Batam dalam menjalankan tugas dan fungsinya untuk mendukung program Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB) dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha.

Temu Lapang ini dibuka secara resmi oleh Direktur Produksi (Coco Kokarkin) yang hadir bersama Direktur Usaha (Balok Budiyanto) dan Ka Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Dalam sambutannya Direktur Produksi (Coco Kokarkin) menyampaikan berbagai peluang dan potensi yang dimiliki para pembudidaya laut dalam mengembangkan usahanya.

Untuk itu Direktur Produksi (Coco Kokarkin) menghimbau kepada seluruh pembudidaya yang ikut dalam kegiatan temu lapang ini agar segera memanfaatkan kesempatan ini dengan cara meningkatkan produksi apalagi jika melihat letak Provinsi Kepulauan Riau yang sangat dekat dengan Negara tetangga memberikan keuntungan tersendiri bagi pembudidaya dalam memasarkan produknya, imbuhnya.

Dalam kesempatan ini Ka.BPBL Batam (Arik Hari Wibowo) yang ditunjuk sebagai salah satu pembicara memberikan materi tentang berbagai capaian teknologi budidaya laut unggulan yang dimiliki oleh BPBL Batam, sekaligus menjabarkan tentang dukungan BPBL Batam dalam mengembangkan usaha budidaya laut ditengah-tengah masyarkat.

Kegiatan ini dihadiri lebih dari 70 orang pembudidaya dan petugas dinas yang berasal dari wilayah Kabupaten Natuna, Kabupaten Bintan dan Kota Tanjung Pinang.

Respon peserta dalam kegiatan ini cukup baik yang terlihat dari banyaknya topik pembahasan yang terkait budidaya laut yang muncul pada saat sesi tanya jawab berlangsung.

Kegiatan ini ditutup dengan acara panen ikan bawal bintang secara simbolis oleh Direktur Produksi (Coco Kokarkin)